Guapatlu Khas Bakmi Jambi
Pendatang baru di Kelapa Gading, Guapatlu Khas Bakmi Jambi menampilkan tradisi mie asli Jambi, melalui kuahnya yang kaya dan beragam menu yang menggugah selera.
Sekilas, kita mungkin tidak akan menyangka bahwa di dalam Kelapa Gading Trading Centre (KTC) tersembunyi sebuah restoran Tionghoa yang begitu hidup dan terang. Namun di sanalah Golden Leaf telah bersinar selama beberapa dekade.
Didirikan oleh Pak Simon, restoran ini pindah dari Muara Karang ke Kelapa Gading pada tahun 2000, dan sejak itu dikenal sebagai destinasi wajib bagi pecinta kuliner khas Hong Kong.
Melangkah masuk ke dalamnya seperti memasuki ruang kenangan. Dindingnya dipenuhi foto-foto Pak Simon bersama para tamu, koleksi pernak-pernik yang terus bertambah dari tahun ke tahun, dan suasana hangat yang memancarkan kebanggaan atas sejarah panjang restoran ini.
Ruang makannya luas, dipenuhi meja-meja bundar besar yang siap menampung keluarga dan rombongan besar. Di bagian belakang, sebuah panggung memberi gambaran betapa meriahnya restoran ini di masa-masa perayaan. Namun kejutan sejatinya ada di dalam, melewati lorong dan deretan ruang makan pribadi, terdapat aula besar yang sering digunakan untuk acara seperti pernikahan dan Sangjit. Ruang ini bisa menampung lebih dari 1500 orang dengan lebih dari 150 meja, sebuah bukti betapa pentingnya Golden Leaf dalam tradisi kuliner warga Gading.
Bumbu-bumbu yang diterbangkan langsung dari Shanghai menjadi dasar cita rasa khas Golden Leaf. Menu mereka luas, penuh variasi dan karakter, dari Gado-Gado Vietnam yang ringan dan segar, dengan sayuran, cakwe, dan potongan gurita dalam saus asam manis, hingga Paikut renyah manis, ikan kukus bergaya Hong Kong, dan daging sapi lada hitam yang ikonik.
Setiap hidangan dirancang untuk dibagi, dinikmati bersama. Karena di Golden Leaf, setiap kunjungan bukan sekadar makan-makan, melainkan perayaan rasa, kenangan, dan kebersamaan.
What people say about Golden Leaf
4.6
(43)