Bakmi Ayam Kampung Atjuan
Sejak 2012, Bakmi Ayam Kampung Atjuan menyajikan mi kenyal halal khas Kelapa Gading dengan topping ayam kampung asli pilihan.
Kelapa Gading punya cara sendiri untuk mempertemukan berbagai cerita lewat makanan. Di antara kedai dan restoran yang membawa cita rasa dari berbagai daerah, Mie Benteng hadir dengan membawa kuliner Benteng Tangerang ke Jakarta Utara.
Pak Dion membuka Mie Benteng pada 2012, setelah pindah dari Tangerang. Ia membawa serta resep-resep yang sudah dikenalnya sejak kecil, lalu menyesuaikannya sedikit demi sedikit selama menjalankan usaha. Dari situlah Mie Benteng tumbuh: sebuah kedai yang mengikuti selera pelanggan Jakarta, tetapi tetap mempertahankan rasa yang mengingatkan pada akar kuliner Benteng.
Jejak Tangerang juga terasa di ruang makannya. Foto, pernak-pernik, dan berbagai elemen dekoratif mengisi sudut-sudut rumah makannya, sementara dapur berada di bagian depan sehingga pelanggan bisa melihat aktivitas memasak dari tempat duduk mereka. Selebihnya, suasananya sederhana dan akrab. Camilan tersusun di dekat kasir, rak-rak memenuhi sisi dinding, dan pelanggan datang silih berganti sepanjang hari.
Pak Dion mengingat awal 2010-an sebagai masa ketika bakmi dengan topping berlimpah mulai semakin dikenal. Mie Benteng ikut membawa gaya tersebut lewat Mie Special, yang hadir dengan lima topping sekaligus: char siu, daging babi cincang, ayam cincang, babi panggang, dan ayam renyah. Mi mereka dibuat tanpa bahan pengawet dan tersedia dalam beberapa pilihan ukuran, dengan mi kecil menjadi salah satu favorit pelanggan. Ada pula Mie Kangkung dan Nasi Campur yang memiliki penggemarnya sendiri.
Pada akhirnya, yang ditawarkan Mie Benteng bukan sekadar semangkuk mi dengan banyak topping. Ada resep yang dibawa dari Tangerang, cita rasa yang terus dipertahankan, dan keinginan untuk membuat kuliner Benteng lebih dikenal di Jakarta; dan di Kelapa Gading, Pak Dion menemukan tempat untuk membagikan makanan yang sudah menjadi bagian dari hidupnya sejak kecil.