Ncek Legenda Noodle Bar
Ncek Legenda Noodle Bar di Kelapa Hybrida menyajikan mi kenyal dengan topping daging berlimpah yang gurih dan juicy semangkuk kelezatan mantap yang membuat pelanggan keta...
Jauh sebelum gerobaknya terlihat, kerumunan penikmatnya sudah menarik perhatian duluan. Di salah satu ruas Boulevard Raya yang tak pernah sepi, deretan pelanggan berkumpul di sekitar gerobak biru khas Mie Ayam Boy. Mereka sabar menunggu semangkuk bakmi yang telah lama menjadi favorit warga Kelapa Gading.
Pak Parmin dan sang istri, Bu Nenti, memulai usaha ini pada tahun 2001 tak jauh dari lokasi mereka sekarang. Tanpa membuka cabang demi menjaga kualitas rasa, usaha yang awalnya hanya menjual belasan mangkuk per hari kini mampu melayani hingga 200 mangkuk setiap akhir pekan, mengukuhkan namanya sebagai tujuan utama pencinta mi ayam.
Dua payung besar menjadi peneduh area makan di tepi jalan. Saat ramai-ramainya, tak sedikit pelanggan yang akhirnya memilih makan langsung dari balik kemudi mobil. Terikat di sekeliling gerobak, kantong-kantong berisi taoge, irisan daun bawang, dan pangsit goreng siap melengkapi mangkuk, bersanding dengan toples sambal merah yang siap diracik sesuai selera.
Tak ada resep rumit, mereka hanya menjaga kualitasnya tetap sama setiap hari. Racikan mi kenyalnya pas, dipadukan bumbu gurih, ayam kecap, sayuran, dan taoge segar. Tambahan bakso halus, pangsit rebus, dan kriuknya pangsit goreng bikin semangkuk mi terasa makin lengkap.
Selama 20 tahun lebih, Mie Ayam Boy bertahan sebagai kuliner favorit di Kelapa Gading. Ramainya pengunjung setiap hari jadi bukti kalau semua orang selalu ingin kembali ke rasa nostalgia racikan Pak Parmin dan Bu Nenti.